Pernyataan Ibn Taimiyah bahwa Allah adalah Jism (benda)

Membongkar Kesesatan Ibnu Taimiyah

Pernyataan Ibn Taimiyah bahwa Allah adalah benda ia sebutkan dalam banyak tempat dari berbagai karyanya, dan bahkan membela kesesatan kaum Mujassimah; kaum yang berkeyakinan bahwa Allah sebagai jism. Pernyataannya ini di antaranya disebutkan dalam Syarh Hadits an-Nunzul[1], Muwafaqat Sharih al-Ma’qul Li Shahih al-Manqul[2], Minhaj as-Sunnah an-Nabawiyyah[3], Majmu’ Fatawa[4], dan Bayan Talbis al-Jahmiyyah[5]. Di antara ungkapannya yang ia tuliskan dalam Bayan Talbis al-Jahmiyyah adalah sebagai berikut: “Sesungguhnya tidak ada penyebutan baik di dalam al-Qur’an, hadits-hadits nabi, maupun pendapat para ulama Salaf dan para Imam mereka yang menafian tubuh (jism) dari Allah. Juga tidak ada penyebutan yang menafikan bahwa sifat-sifat Allah bukan sifat-sifat benda. Dengan demikian mengingkari apa yang telah tetap secara syari’at dan secara akal; artinya menafikan benda dan sifat-sifat benda dari Allah, adalah suatu kebodohan dan kesesatan”[6].

Catatan Kaki :

[1] Syarah Hadits an-Nuzul, h. 80

[2] Lihat Muwafaqat Sharih al-Ma’qul, j. 1, h. 62, j. 1, h. 148

[3] Lihat karyanya; Minhaj as-Sunnah an-Nabawiyyah, j. 1, h. 197, dan j. 1, h. 180

[4] Majmu’ Fatawa, j. 4, h. 152

[5] Bayan Talbis al-Jahmiyyah, j. 1, h. 101

[6] Ibid.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s